Langsung ke konten utama

TARI PENDET



1.      TARI PENDET
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhDk9k3wTpsSwEsND7qUiudJ6CZk7U89GjDQkmqkMHjQIJ6uS_5gbjxNrQNqgted2ynoB9m7oT_UcbOblEwRkxjZnBm_FVu3v1Ue5cHR-mKlAy-DY8tVAx3MWo8E84FuMJictn7oKeLLCM/s320/kartun+pendet.jpg
GERAKAN
Sikap dan gerak dasar tari Pendet mengacu pada sikap dan gerak umum tari Bali yaitu tangkep, agem, dan tandang. Adapun sikap dan geraknya adalah sebagai berikut.

Gerak kaki

  • Sikap berdiri. Mengambil sikap kaki kembang pada, bahu didatarkan, punggung dilengkungkan, dada ditekan ke depan sehingga kedua tulang belikat merapat, dan perut dikempiskan (dengan mengambil nafas perut secara berulang-ulang).
  • Tapak Sirang Dada. Paha dan betis direnggangkan, kedua kaki mengarah keluar (serong depan) dan tumit membentuk sudut. Denga menempatkan kaki yang tepat, maka akan mendapatkan sikap yang lebih tegas.
  • Ngeed (sikap jongkok menekuk). Membuka kedua paha dan betis, dengan sikap tegak lurus. Dengan menempatkan kaki seperti itu akan mendapatkan sikap yang baik pada paha, betis dan pinggul. Waktu ngeed yang bertekuk adalah lutut.
  • Membuka Agem. Letak kaki tapak sirang kemeudian dibuka satu tapak, baik yang kanan maupun yang kiri, sikap ini khusus untuk tari putri, serta kaki yang tidak menyangga jarinya ditarik ke atas (nyelekenting). Dengan sikap seperti itu, jika melakukan sikap agem kanan, maka kaki kanan dibelakang kaki kiri dan begitu sebaliknya.
  • Ngumbang (berjalan di tempat lambat). Mengangkat paha dan betis kanan dan kiri secara bergantian, dalam keadaan ngeed, dalam hitungan ajeg 1 sampai 8 (sesuai denga lagu pengiringnya). Pada hitungan ke empat, pangkal jari kaki yang akan diangkat diputar terlebih dahulu ke depan, kemudian diangkat, setelah itu ditaruh kembali pada posisi semula, pada hitungan ke-8 dan kaki membentuk tapak sirang kembali,
  • Ngumbang/milpil/malpal (berjalan cepat). Mengangkat paha dan betis kanan dan kiri secara bergantian, dalam keadaan ngeed, dalam hitungan ajeg 1 sampai 8 tiap satu ketuk atau hitungan kaki sudah membentuk kembang pada seperti sikap kaki semula. Maksudnya, berjalan lebih cepat daripada berjalan biasa.
  • Ngider (berputar). Sikap kaki dalam keadaan ngagem, kemudian kaki yang di belakang diangkat sedikit, lalu berputar ke arah kanan belakang, yang mana kaki yang di depan mengikuti kaki yang dibelakang sama-sama bergeser (nyeregseg) sampai 360o sehingga arah hadap kembali ke depan dalam keadaan sikap (agem) yang berlawanan.



Pola Gerakan Tari Pendet
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi5VN3g9yZx0mqNnkPI2_w1rWTbBPa1e5l5MYV7j1vuN0pWsmEHmbgixUN-fMMTuDInxhSqjh03DJNa_qZLmyn9p9LXIDHwNKhtSsHwV5XbEtfpNu4_B-1zHi_P5QGHfkqHh6APlnloalk/s1600/pendet.jpg

         Ngumbang luk penyalin, berjalan ke muka belok kanan kiri dan  ngentrag.
         Duduk bersimpuh mengambil bunga lalu menyembah dengan manganjali.
         Leher ngilek ke samping kanan seraya nyeledet (gerakan ini dilakukan 3x berturut-turut).
         Ngagem kanan disertai luk nerudut dan nyeledet ke kiri.
         Ngenjet gerak peralihan untuk perpindah dan menjadi agem kanan.
         Ngotag pinggang bertukar tempat dari kanan ke kiri dan sebaliknya.

Ø  PERKEMBANGAN TARI PENDET

1950 Tari Pendet disepakati lahir. Tari Pendet tetap mengandung anasir sakral-religius dengan menyertakan muatan-muatan keagamaan yang kental.
1961 I Wayan Beratha mengolah kembali tari pendet tersebut dengan pola seperti sekarang, termasuk menambahkan jumlah penarinya menjadi lima orang. Berselang setahun kemudian, I Wayan Beratha dan kawan-kawan menciptakan tari pendet massal dengan jumlah penari tidak kurang dari 800 orang, untuk ditampilkan dalam upacara pembukaan Asian Games di Jakarta.
1967. Koreografer bentuk modern Tari Pendet.
Pencipta atau koreografer bentuk modern tari Pendet ini adalah I Wayan Rindi (?-1967), merupakan penari yang dikenal luas sebagai penekun seni tari dengan kemampuan menggubah tari dan melestarikan seni tari Bali melalui pembelajaran pada generasi penerusnya. Semasa hidupnya ia aktif mengajarkan beragam tari Bali, termasuk tari Pendet kepada keturunan keluarganya maupun di luar lingkungan keluarganya.

Ø  FUNGSI TARI PENDET
Pada jaman dahulu tari Pendet merupakan tarian Pura yang fungsinya untuk memuja para dewa-dewi yang berdiam di Pura selama upacara odalan berlangsung (Kusmayati dkk ,2003:78). Seiring dengan perkembangan jaman,kebutuhan akan hiburan semakin banyak diperlukan oleh sebagian besar masyarakat Bali, sehingga sekarang Pendet beralih fungsi menjadi tari hiburan atau tari penyambutan. Sebaga tari penyambutan, Pendet difungsikan untuk menyabut kedatangan tamu atau sering disebut dengan istilah tarian selamat datang. Ungkapan kegembira an, kebahagiaan, dan rasa syukur diwujudkan melalui gerak-gerak yang lembut dan indah

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Makalah Sangiran

               BAB I PENDAHULUAN      A.    Latar Belakang Masalah Pengertian museum. Museum berasal dari kata Latin “ mouseion ”, yaitu kuil untuk Sembilan Dewi Muses, anak Dewa Zeus yang tugas utamanya adalah menghibur. Jadi museum merujuk pada perbuatan atau sesuatu yang membuat orang lain gembira. Museum digunakan untuk menyebut lembaga yang menyimpan dan memelihara koleksi benda-benda seni atau benda bernilai sejarah dan ilmu pengetahuan. Koleksi museum ditampilkan untuk pembelajaran dan kesenangan masyarakat. Museum adalah tempat yang paling ideal sebagai wadah kegiatan “ edutainment ” ( education = pendidikan sekaligus entertainment = hiburan). Seorang ahli museologi George dan Sherrell-Leo (1989), menyatakan bahwa museum yang baik seharusnya dapat menjadi pintu gerbang bagi umat manusia untuk memasuki dunia luar kita, museum juga harus dapat menarik, menghibur dan merangsang keingintahuan dan pertanyaan-...

Tari Sigeh Penguten

1.      Tari Sigeh Penguten Tari sembah Sigeh Penguten adalah tari tradisional indonesia yang berasal dari provinsi lampung. Tarian ini pada awalnya bernama tari sembah. Namun terlalu begitu banyak jenis tarian sembah, maka untuk membedakannya kemudian di bakukan menjadi tari Sigeh Penguten. Namun pada perjalanannya akhirnya di kenal dengan istilah tari sembah sigeh penguten. Tari sembah Sigeh Penguten merupakan tari adat budaya lampung yang berasal dari suku Pepadun. Semula tarian ini di persembahkan  untuk menyambut kedatangan para raja dan tamu-tamu istimewa. Sebagai cara menunjukan keramahan dan penghormatan. Mungkin karena hal ini kemudian tari sembah sigeh penguten identik sebagai tari penyambutan. Selain diperagakan diupacara-upacara adat serta upacara penyambutan tamu agung, tari sembah juga sering di peragakan di acara pernikahan adat Lampung, fungsinya tetap sama yaitu sebagai upacara penyambutan untuk para tamu ytari sigeh pengutenang had...

What a hand lettering

Welcome my blog guys.. Setelah sekian lama vakum didunia perblog-an, akhirnya this is my firts post:) Kali ini aku mau bahas mengenai handlettering. Kalian pasti sudah tau apa itu hand lettering, because sudah banyak blogger atau para lettering lain memperkenalkan seni menulis indah ini. Akhir akhir ini aku lagi suka buat tulisan indah dan draw water colour guys. You know handlettering?  Hand lettering is beautiful write with tehnic. It's my drawing, mungkin belum pro tapi sudah lumayan hmm.. Ini hanya beberapa foto dari gambar gambar ku yang lain. Thank for reading my write guys. See u next blog