JAPAN, and My LOVE STORY 4
matahari sudah menembus celah jendela kamar faricha, gadis itu
sudah tak ada lagi di ranjang nya. ia kini sedang bersiap siap untuk kekampus,
karena sudah tiga hari ia tak ngampus karena sakit. perhatikan saja dia sudah
rapi sekalehh mengenakan jeans biru, serta kemeja yang tak terlalu formal, tak
ketinggalan tas jinjing yang ia kenakan.
kini gadis cantik ini sudah berada di meja makan bersama papa nya
"pa hari ini faricha bawa mobil ya?"faricha
"apa kamu sudah benar benar sembuh ca?"tuan brata
"iya dong pah, anak mu yang unyu unyu alay ini udah
sehat"faricha
"halah gausah alay pagi pagi ca"tuan brata
"haish papa gimana sihh, ga asyik banget"faricha
"papa anter aja ya sekolah nya?"tuan brata
"plisss, faricha bawa mobil sendiri aja"faricha
"terserah kamu aja lah"tuan brata
Tak
heran banyak mahasiswa yang menanyakan kesehatan faricha, faricha memang
terkenal di kampus nya bukan karena hal ia anak salah satu penanam saham di
kampus nya tetapi karena prestasi yang di toreh nya. Sedari tapi gadis ini
mencari keberadaan sahabat sahabatnya padahal mereka memiliki jam kuliah yang
berbarengan hari ini.
Tak
tau lah yang jelas kehilangan teman teman
nya ini membuat faricha merasa unmood terlebih lagi bisma yang sedari
semalam tak menghubungi nya. Ia mengechek iphone nya berulang kali tetapi tak
ada satu pun chat dari teman teman nya ini. Iya berusaha menanyakan ke pada
mahasiswa yang sempatbertatapan dengan nya tapi nihil mereka juga tak
mengetahui keberadaan teman teman nya. Akhir nya ia memutuskan untuk pergi
kekelas, karena sekitar15 menit lagi kelas nya masuk. Disana pula ia tak
melihat ada mona dan angga padahal seharus nya mereka sudah masuk kekelas (?)
sedari tadi semua materi yang du jelas kan oleh dosen takada satu pun yang
mempir dii otak faricha, pikiran nya melayang layang memiikirkan sahabat
sahabat nya.
Dua
jam ber lalu jam kuliah faricha sudah tak ada, dia memutuskan untuk pulang
kerumah dari padaharus menghabiskan waktu tanpa ada tujuan.
Gadis
ini mengendarai jazz merah nya lalu tak perlu waktu lama ia sudah sampai di
depan rumah nya. Terlihat suasana rumah yang sepi, biasa nya bibi pembantunya
sedang membersih kan halaman depan rumah, tapi hari ini kenapa tidak
Ia
masuk kedalam tapi pintu pun tak di kunci, tak ada orang di rumah tapi di bawah
pintu terlihat ada ada sebuah memo
To: faricha
From : papa
Ca hari ini dan
mungkin sampai besok papa ke luar kota buat jemput nenek kamu, bibi juga papa
bawa soal nya buat ngurusinn nenek kamu waktu di mobil nanti. Semua keperluan
udah bibi siapin.
Rawut
wajah yang masam sudah tampak di pipi gadis cantik ini, perasaan nya semakin
kesal, andai saja dia tau kemana sahabat sahabat nya, mungkin suasana nya jadi
lebih baik ketimbang sekarang. Gadis ini bingung apa yang harus ia lakukan saat
ini.
Semua
persiapan sudah siap, tinggal tunggu permainan. Faricha duduk santai di depan
tv ditemani popcorn dan es teh yang ia buat. Tak lama ada yang mengusik faricha
hadir dua orang berpakaian hitam hitam datang langsung menodong kan senjata
tajam aicha yang merasa kagetdan ketakutan langsung pingsan.
“duh
gue di mana nih?”faricha, kini faicha tengah berada di dalam kamar yang cukup
luas dan ia jelas mengenalina. Krekkkkk suara gagang pintu di putarbeberapa
detik kemudian pintu kamaryang jelas pintu kamar faricha ini terbuka. “happy
birthday cha”sambut salah seorang sahabat nya yaitu anggi dan angga.. “lo rang
dari mana aja? Gue hubungin lo padaga bisa”faricha. Anggi dan angga tak lantas
menjawab tapi merak langsung mengajak faricha keluar kamar. “mau dibawa kemana
gue?”faricha “udah lo diem aja lo ingetga ini hari apa?”anggi “suttt”angga
Lalu
mereka menuju tempat yang sangat gelap sampai sampai faricha beberapa kali
kesandung akiba sangat gelap. “kita mau kemana sih ngga-nggi?”faricha “udah
kalau kita udah ngitu 123 lo bakal tau. “1..2...ti..gaaa”angga-anggi satu
persatu lilin dinyalakan hampir membentuk tulisan happy birthday faricha dan
lilin terakhir bersamaan dengan lampion besar yang berbentuk hati di hidupkan
sungguh faricha tak percaya dan sumpah iya k ingat bahwa hari ini faricha
berulang tahun, “salamat ulang tahun...selamat ulang tahun..selamat ulang
tahun....faricha”ucap pemuda tampan ini siapa lagi kalau bukan bisma. Wajah
faricha berseri seri “ayo dong tiup lilin nya”bisma “tapi make a wish dulu”mona
faricha menutup mata nya memulai mengucapkan sebuah permintaan sebuah keinginan
sebuah harapan dari ulang tahun nya kali ini. Suapan pertama di berikan faricha
ke papa nya, kedua untuk nenek nya dan ketiga kue tersebut ia berikan ke bisma,
dan mona angga-anggi dan yanglain nya..
Faricha
di berikan kado ke Jepang oleh papa nya,itu adalah hadiah yag sangat istimewa
walau pun faricha bukan kala pertama yang akan menginjkan kaki di tanah sakura
tersebut tapi ia sangat antusias dan senang sekali.
*skip*
Hari
ini keberangkatan faricha ke jepang, kota yang begitu ia idam idam kan, awal
nya sahabat sahabat faricha ingin ikut menemaninya berlibur tapi sayang
mendadak satu persatu sahabat nya memiliki kesibukan yang tak bisa di tinggal
kan. Akhir nya ia memutuskan untuk berlibur sendiri.
“sampai
disana hubungi papa ya ?”bokap. “iya pa pasti faricha kabari. Papa jga diri ya?
See you”faricha. Setelah beberapa jam akhir nya faricha sampai dibandara.
Kalimatpertama yangia ucapkan saat tiba di jepang “Akhir nya gue nginjekin kaki
kesini lagi, walau gue belum bisa bawa pasangan hidup gue tapi saat gue kembali
lagi pasti.. pasti gue bakalan bawa belahan hidup gue. Amin”faricha.
Setelah
seharian mengelilingi tokyo malam ini faricha berniatan untuk mengunjungi namja
tower yang ter kenal itu tapi perjalanan nya terganggu dengan suara bbm yang
sedari tadi bunyi
*bbm*
Ca kamu dimana? Bisa ke namja
tower sekarang?
“huh
untuk apa bisma bbm gue? Dan ngapain juga dia nyuruh gue kesana? Dia ajak gada
di jepang”faricha
*re-bbm*
Emang gue mau kesitu tapi untuk
apa lo nyuruh gue kesana? Toh lo gada di jepang
bbm
faricha Cuma di read oleh bisma, faricha hanya bisma mengikutin perintah yang
bisma lakukan. Hingga sampai di sebuah tempat yang sangat romantis. Faricha
melihat bisma tengah duduk di bangku dibawah lampu dan di kelilingi oleh bunga
bunga dan sebuah meja makan berdiri kokoh dengan diatas meja sudah tertata rapi
dua gelas anggur merah untuk kedua ejoli ini dan makanan yang sudah bisma
siapkan secara special
“hay..”sapa
seorang bisma karisma kepada faricha
“emm...hay”jawab
faricha terbata bata
“ayo
kemari..”bisma menarik lembut tangan faricha, mempersilahkan gadis cantik ini
untuk duduk di kursi yang sudah menunggu nya sejak tadi
“bagaimana
bisa ini terjadi? Bukan nya lo tadi masih dijakarta?”faricha “memang gue
sengaja bilang gabisa lewat bbm karena gue udah ada di jepang sebelum lo berangkat”bisma
“lo ni buat gue penasaran ya. Ngomong ngomong untuk apa semua ini?”faricha.
Bisma
terlihat gugup tapi akhirnya ia menyatakan isi hati nya menyerah kan semua
perasaan nya ke pada faricha memberikan dan dan membiarkan faricha yang
menjawab adn memilih jawaban ya atau tidak kepada bisma. Dengan senyum yang
mengembang sebuah atri yang mendalam terhadap bisma faricha menyetujui
permintaan bisma tersebut kini kedua sejoli ini resmi menjadi sepasang kekasih.
Tepat dimalam minggu di sebuah negarayang sangat faricha idamkan ia di tembak
olehpemuda yang tampan yang sudah lama mengisi relung hatinya. Dan kini mereka
menjalani malam malam romantis ini dengan kebahagian yang luar biasa. Dan
endiingggggggggggggg<3 mwah
Alhamdulillah cerita JMLS ini bisa terselesaikan.
Beban berkurang tapi hasrat menambah. Jangan bosen bosennya ya baca cerita
ku<3 kalau ada yang kurang tolong di beri tahu untuk story story lain nya.
See next story guys mwah:*
Komentar
Posting Komentar