Sebelum nya sorry banget, soal judul cerbung JMLS yang baru aku post tadi seharus nya di tulis JMLS 2 bukan JMLS.
dan saya juga memohon maaf bila typo bertebaran disini sehingga mengganggu kenyamanan anda saat membaca cerbung ini. serta bila banyak sekali kekurangan dalam cerita. jikalau ada kesempatan mohon tinggalkan kritikan serta saran saat anda membaca cerbung ini.
follow my twitter @noviaaa23
Cekidotttttt~~~~
|
|
|
|
"Mon gimana pasti banyak tugas kampus yaa?"faricha
"iya sih, tapi lo tenang aja gue udah minta keringanan sama pak totok kok buat lo"mona
"oya bis, lo tiap hari kesini apa ga papa?"faricha
"ini kan udah jadi tanggung jawab gue ca, lo sakit juga karena gue"bisma
"tapi gue takut ngerepotin lo bis"faricha
"udaah, aku ga ngerasa di repotin sama kamu kok"bisma
"makasih banyak yaa"faricha
bisma hanya membalas dengan senyuman, senyuman yang bisa membuat hati seorang cewe terbang
"aduhh gue di kacangain nihh"mona
"wooo"faricha
"ehh lo rang bedua cocok loh"mona
"cocok apanya coba mon?"faricha
"cocok kalau jadi sepasang kekasih"mona
"ihh jangan asal ceplos lo"bisma
muka faricha terlihat sedikit memerah, dan bisma hanya bisa mesam mesem gajebot gitu,
"udah ahh gausah main ledek ledekan gitu"faricha
"emm is ca gue balik duluan ya udah sore nih"mona
"iya mon, makasih banget udah ma nengokin gue"faricha
"iya cepet sembuh gih lo, kampus sepi tampa lo"mona
yaudah gue balik dulu ya"bisma
"ehh lo mau kemana?"mona
"pulang plus nganterin lo lah?"bisma
"gausah gue naik taksi aja"mona
"okee, hati hati ya"bisma
"hati hati ya mon"faricha
bibi yang merawat faricha kini tengan menyiapkan obat yang harus ia minum hari ini, sebenernya sih tadi siang jadwal nya tapi berhubung faricha tidur jadi nya baru di minum sekarang.
bisma membantu faricha untuk minum obat sedangkan bibi keluar setelah selesai menyiapkan obat.
bisma disini terlihat begitu care disini. sesungguh nya apa yang terjadi di dalam hati bisma? apakah bisma menyayangi faricha lebih dari seorang sahabat???
"ca aku pulang dulu ya,inget jangan sampai telat minum obat lagi"bisma
"oke siap boss:)"faricha
"see you"bisma lalu menciup kening faricha sekilas yang membuat faricha tercengang
"makasih ya bis"faricha
----skipppp----
entah apa yang di pikirkan faricha malam ini, sudah larut malam ia belum tidur padahal sedari satu jam yang allu papanya yang sudah kembali dari luar kota menyuruh nya untuk tidur
ia terus saja memikirkan kejadian tempo hari saat bisma mencium kening nya, apa maksud dari bisma tersebut selama ia mengenal bisma tak pernah ia dapat perlakuan dari sahabat lelaki ini.
gadis ini turun dari ranjang putih nya lalu pergi ke meja belajar nya ia mengambil sebuah buku ber cover bunga mawar merah yang di selingi sebuah pita cantik, ia mulai membuka lembar demi lembar diary hingga ia mendarat kan mata pena di salah satu lembaran kertas yang masih kosong. jemari nya yang lentik menulis sebuah kalimat ini kalimat nya
~~ aku tak tau apakah yang ada di hati ini, sebuah perasaan yang tak bisa di ungkapkan hanya dengan kata kata. perasaan yang ingin meminta lebih dari sebuah balasan cinta~~
mata pulpen itu berhenti di ujung kata yaitu cinta, apa mungkin ia mencintai bisma????
dan saya juga memohon maaf bila typo bertebaran disini sehingga mengganggu kenyamanan anda saat membaca cerbung ini. serta bila banyak sekali kekurangan dalam cerita. jikalau ada kesempatan mohon tinggalkan kritikan serta saran saat anda membaca cerbung ini.
follow my twitter @noviaaa23
Cekidotttttt~~~~
|
|
|
|
"Mon gimana pasti banyak tugas kampus yaa?"faricha
"iya sih, tapi lo tenang aja gue udah minta keringanan sama pak totok kok buat lo"mona
"oya bis, lo tiap hari kesini apa ga papa?"faricha
"ini kan udah jadi tanggung jawab gue ca, lo sakit juga karena gue"bisma
"tapi gue takut ngerepotin lo bis"faricha
"udaah, aku ga ngerasa di repotin sama kamu kok"bisma
"makasih banyak yaa"faricha
bisma hanya membalas dengan senyuman, senyuman yang bisa membuat hati seorang cewe terbang
"aduhh gue di kacangain nihh"mona
"wooo"faricha
"ehh lo rang bedua cocok loh"mona
"cocok apanya coba mon?"faricha
"cocok kalau jadi sepasang kekasih"mona
"ihh jangan asal ceplos lo"bisma
muka faricha terlihat sedikit memerah, dan bisma hanya bisa mesam mesem gajebot gitu,
"udah ahh gausah main ledek ledekan gitu"faricha
"emm is ca gue balik duluan ya udah sore nih"mona
"iya mon, makasih banget udah ma nengokin gue"faricha
"iya cepet sembuh gih lo, kampus sepi tampa lo"mona
yaudah gue balik dulu ya"bisma
"ehh lo mau kemana?"mona
"pulang plus nganterin lo lah?"bisma
"gausah gue naik taksi aja"mona
"okee, hati hati ya"bisma
"hati hati ya mon"faricha
bibi yang merawat faricha kini tengan menyiapkan obat yang harus ia minum hari ini, sebenernya sih tadi siang jadwal nya tapi berhubung faricha tidur jadi nya baru di minum sekarang.
bisma membantu faricha untuk minum obat sedangkan bibi keluar setelah selesai menyiapkan obat.
bisma disini terlihat begitu care disini. sesungguh nya apa yang terjadi di dalam hati bisma? apakah bisma menyayangi faricha lebih dari seorang sahabat???
"ca aku pulang dulu ya,inget jangan sampai telat minum obat lagi"bisma
"oke siap boss:)"faricha
"see you"bisma lalu menciup kening faricha sekilas yang membuat faricha tercengang
"makasih ya bis"faricha
----skipppp----
entah apa yang di pikirkan faricha malam ini, sudah larut malam ia belum tidur padahal sedari satu jam yang allu papanya yang sudah kembali dari luar kota menyuruh nya untuk tidur
ia terus saja memikirkan kejadian tempo hari saat bisma mencium kening nya, apa maksud dari bisma tersebut selama ia mengenal bisma tak pernah ia dapat perlakuan dari sahabat lelaki ini.
gadis ini turun dari ranjang putih nya lalu pergi ke meja belajar nya ia mengambil sebuah buku ber cover bunga mawar merah yang di selingi sebuah pita cantik, ia mulai membuka lembar demi lembar diary hingga ia mendarat kan mata pena di salah satu lembaran kertas yang masih kosong. jemari nya yang lentik menulis sebuah kalimat ini kalimat nya
~~ aku tak tau apakah yang ada di hati ini, sebuah perasaan yang tak bisa di ungkapkan hanya dengan kata kata. perasaan yang ingin meminta lebih dari sebuah balasan cinta~~
mata pulpen itu berhenti di ujung kata yaitu cinta, apa mungkin ia mencintai bisma????
Komentar
Posting Komentar