Sahabat
Dulu
rasaku terhadap mu
sedikit
menaruh kekhawatiran
selalu
muncul rasa tak percaya
kadang
tiba rasa dengki dan iri
sedikit
terlukiskan tingkah yang meragukan dari diriku
kala
rasa itu datang
terselip
senyum palsu dibibir ku
namun
kini semua layu
oleh
tulus hatimu..
aku
mulai percaya akan kata sahabat
atas
keyakinan yang kau berikan dari ku..
semakin
tumbuh rasa simpati ini
mulai
kuat rasa solidaritas ini didada
terasa
sampai di ubun ubun ku
ikatan
persahabatn yang kita jalin..
ikatan
sakral ini akan ku bawa
sampai
akhir hayat ku...
Komentar
Posting Komentar