Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2014

Puisi

Harta tak berharta Kadang kala di setiap langkah ku Tak seirama dengan lagu alam Kadang pula pencerminan hidupku Tak sesuai dengan syair dunia Diriku terombang ambing Layak nya kertas penuh coretan Di jalan berdebu Setiap pencapaian ku tak lebih Berharga dari seonggok noda hitam Setiap usaha yang ku hasil kan Tak lebih bernilai dari harta yang tak berharta. Setiap kali menatap terowongan dunia Ingin kali ku menggapai titik terang di ujung cakrawala itu.

Puisi --

Sudahi rasa ini Selalu teringat akan bayang mu Selalu terkenang senyum mu Selalu terlukis pancaran mata mu Tapi itu semua tak dapat ku lihat nyata Tak sanggup ku menggapai raga mu Tak kuasa ku membalas untaian kata dari bibir mu tak dapat diriku merasakan hangat nya canda tawa bersama mu ku akhiri kenangan ini ku akhiri cerita ini ku akhiri rasa ini ke hentikan benih benih cinta ini ku tutup relung hati ini ku hentika gelora cinta yang sudah berapi ini kuasa ku merasakan sakit hati tak ingin ada lagi perasaan seperti ini di hati ku.

Puisi - Mimpi

Berakhir menuju Permulaan Kututup tahun dengan damai Kututup bulan dengan kasih Kututp hari dengan suka cita             Terima kasih sang pencipta             Terima kasih ayah dan ibu             Thanks for everything Ku lalui semua dengan keikhlasan Ku lalui semua dengan ketulusan             Kini suasana baru menyapa ku             Dengan senyum sang surya             Ku peluk keberuntungan ku             Ku gapai mimpi ku             Ku ayunkan langkah di medan impian         ...

Puisi - Asmara

Selingkuh! Perih hati ini melihat mu dengan nya Berpegangan tangan, bermesraan Sakit hati ini kau mengucap cinta kepadanya Dunia ku hancur oleh senyum mu untuk nya Mulut ini tak ingin mengucap kata putus Lebih lebih untuk meninggalkan mu Tapi keadaan memaksa Tapi perasaan mendesak Tapi diri mu yang mendorong Berakhir sudah hubungan ini Berakhir sudah ikatan kita Kini tak lagi ku ucap kata kekasih Kepada mu.

Puisi -

Gagal Sulit menggoreskan tinta Sukar merangkai kata Sulit mendapat kan inspirasi             Hampir semua yang ku tulis             Hampir semua yang kurangkai             Tak bermakna, tak berujung Begitu sulis tuk berpuisi Perasaan ini tak bernegosiasi Tak kuasa ku bersyair Pikiran ini tlah berakhir             Kemana jiwa ku             Kemana instingku             Kemana feeling ku             Kini tak lagi ku rasakan.

Puisi Muda mudi

Puisi –  kasih tak sampai Tak semua yang ku ingin kan Selalu berada di samping ku Tak semua yang ku harapkan Akan ada di depan mata ku Tak semua yang ku pikir kan Akan terus tersimpan di memori ku Engkau yang  tak pernah ku harapkan Selalu ada di kala ku sendiri Engkau yang tak pernah ku impikan’ Selalu muncul kala ku sedih Engkau yang tak pernah ku pandang Selalu mendengar setiap hujatan ku Engkau yang selama ini ku sampingkan Malah memberiku nasihat Akulah yang salah menilai Diriku yang keliru memilih Mata ku yang buta tak melihat ketulusan mu Lidah ku yang tak mampu mengucap kata terima kasih Maaf.. maaf ... maaf lah yang bisa ku lontarkan Setelah dirimu menghilang dari sisiku